Book Review : KALA, KITA ADALAH SEPASANG LUKA YANG SALING MELUPAKAN

Kala semesta memainkan peran pada sepasang manusia,

Kala nalar memberikan pilihan buram,

Kala nurani memberikan luka.

Buku KALA, kita dan sepasang luka, menajuk pada Lara dan saka yang mempunyai takdir terikat. Lara memiliki luka yang selalu ditinggalkan, sedangkan, Saka meninggalkan.

Penulis buku KALA menggunakan bahasa puitis yang membuat tenang pembacanya. Bagi para pemula yang baru baca novel mungkin akan sulit menjabarkan maksud dari yang ditulis pada awal bab. Tapi, akan mudah ketika terbawa alur sendiri pada halaman-halaman seterusnya.

Kisah cinta dengan akhir yang lucu. Aku pun mau punya ending kaya dibuku ini. Semesta yang tidak mau meninggalkan sepasang manusia yang terluka.

Lara memiliki hobi sebagai penulis sedangkan Saka sebgai fotografer. Sifat mereka berbeda tapi pikiran mereka satu. Perbedaan yang membuat mereka menjadi akrab.

Lara yang beranggapan waktu sangat berharga, sedangkan saka beranggapan waktu harus dinikmati. Buku ini mempersalahkan persoalan yang sering terjadi pada setiap pasangan. Dimana salah pengertian antara satu sama lain dapat menyebabkan sebuah permasalahan yang rumit.

KALA memberikan dua sudut pandang yang berbeda, satu sudut pandang Lara dan satu lagi sudut pandang Saka. Jadi, ketika selesai membaca para pembaca bisa meyimpulkan siapa yang mendukung siapa atau siapa yang salah dalam masalah ini.

Sekali lagi, KALA memiliki bahasa yang sangat indah dan berbagai macam puisi-puisi yang artinya dalam.